Indonesia Menjadi Pemungutan Suara Sehari Terbesar di Dunia

Jakarta, CNBC Indonesia –┬áHari ini Rabu (14/2/2024) Indonesia telah menjalankan pesta demokrasi lima tahunan untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif. Masyarakat Indonesia memberikan suara mereka pada hari ini di seluruh kepulauan Asia Tenggara dalam pemilu yang bertajuk persaingan untuk menggantikan Presiden Joko Widodo atau sering disapa Jokowi, dalam memimpin negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

Hampir 259.000 kandidat memperebutkan 20.600 jabatan di 17.000 pulau dalam pemilu satu hari terbesar di dunia ini, namun semua perhatian tertuju pada kursi kepresidenan dan nasib agenda ambisius Jokowi setelah satu dekade memimpin negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara.

Tempat pemungutan suara dibuka di Indonesia pada hari Rabu dengan lebih dari 200 juta pemilih memberikan suara mereka untuk memilih presiden baru, yang merupakan pemilu satu hari terbesar di dunia.

Indonesia merupakan negara luas di Asia Tenggara, dan negara demokrasi elektoral terbesar ketiga di dunia dan negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar. Menyelenggarakan pemungutan suara di negara kepulauan terbesar di dunia ini merupakan sebuah upaya besar. Negara ini lebih luas dari Amerika Serikat dan melintasi tiga zona waktu. Wilayah ini terdiri dari lebih dari 18.000 pulau dan pulau kecil, 6.000 di antaranya berpenghuni, dan lebih dari 150 bahasa digunakan di seluruh wilayahnya.

Diketahui menurut data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terdapat beberapa statistik pemilu periode 2024

Meskipun Indonesia menjadi negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, pemilu di Indonesia pada periode 2024 ini dapat dikatakan sebagai single day voting terbesar di dunia.

Sebagai perbandingan, pemilu di Amerika Serikat tahun 2020 mencatatkan sebanyak 158,4 juta pemilih dan prosesnya dilaksanakan dalam beberapa minggu.

Adapun, pemilu tahun 2019 di India juga mencatat sebanyak 912 juta pemilih dan proses pemilihannya disebar ke dalam beberapa fase dalam beberapa minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*