Panas! India Tiba-Tiba Semprot China, Ada Apa?

A Buddha statue is pictured in Tawang near the Line of Actual Control (LAC), neighbouring China, in India's Arunachal Pradesh state on October 21, 2021. (Photo by Money SHARMA / AFP)

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh melontarkan pernyataan keras kepada China. Hal itu disampaikannya saat bertemu langsung Menteri Pertahanan China Li Shangfu yang mengunjungi India, Kamis (27/4/2023).

Mengutip¬†Al Jazeera, Singh menuduh China mengikis ‘seluruh dasar’ hubungan antara kedua negara dengan melanggar perjanjian bilateral. Ia merujuk pada kebuntuan selama hampir tiga tahun yang melibatkan sengketa perbatasan wilayah Ladakh.

“Singh mengatakan kepada Li bahwa pengembangan hubungan antara India dan China didasarkan pada prevalensi perdamaian dan ketenangan di perbatasan, dan bahwa semua masalah perbatasan perlu diselesaikan sesuai dengan perjanjian dan komitmen yang ada,” kata Kementerian Pertahanan India.

India mengatakan pengerahan sejumlah besar pasukan China, perilaku agresif mereka dan upaya untuk secara sepihak mengubah status quo perbatasan melanggar kesepakatan antar negara.

“Pelanggaran tersebut telah mengikis seluruh dasar hubungan bilateral,” tegas Singh.

Bentrokan tiga tahun lalu di wilayah Ladakh menewaskan 20 tentara India dan empat orang China. Kejadian itu memancing masing-masing pihak untuk menempatkan puluhan ribu personel militer yang didukung oleh artileri, tank, dan jet tempur di wilayah pegunungan itu.

China dan India berbagi perbatasan de facto sepanjang 3.440 km (2.100 mil) yang disengketakan. Perbatasan ini dinamakan Garis Kontrol Aktual, atau LAC, yang tidak dibatasi dengan baik. Kehadiran sungai, danau, dan tudung salju berarti patok dapat bergeser.

Sementara itu, selain Ladakh, hubungan keduanya baru-baru ini memanas setelah Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India Arindam Bagchi mengecam langkah China yang menamakan wilayah negara bagian India, Arunachal Pradesh, dengan nama Zangnan.

Pernyataan ini mendapat kritikan keras Beijing. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menyebut bahwa Zangnan merupakan bagian dari wilayah negaranya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*